Profil



     Di suatu tempat di Jakarta yang masih asri bisa dibilang plosok telah lahir anak laki-laki yang ke-3 dari pasangan suami istri yang sangat bahagia. Lahir dengan bantuan doa-doa kerabat dan bantuan ibu bidan Jenda (bukan janda ya...) telah membantu seorang bayi dapat merasakan indahnya dunia. Lahir tempatnya berbeda sendiri dari kakak-kakaknya yang di Kuningan Jawa Barat, karena saat ibu sedang hamil pindah domisili ke Jakarta.

     Itulah sedikit kisah kelahiran seorang anak yang bernama Robby Maulana, yang lahir dari seorang ibu yang sangat luar biasa dan ayah yang menjadi sosok super hero didalam kehidupan yang bernama Ida Saidah dan Bahrun. Lahir pada hari minggu 19 Juli tahun 90an atau sekitar 20 tahunan, telah tercatat pada AKTE KELAHIRAN di kelurahan Jagakarsa Jakarta Selatan, yang bernama Robby Maulana atau biasa dipanggil Robaya.

     Makan, tidur, main game dan berkerja adalah aktifitas keseharian yang biasa dilakukan olehnya, tugas sekolah dan kerjaan merupakan makanan kesehariannya. Dikenal sebagai orang yang pendiam dan cuek membuatnya tidak aktif di berbagai organisasi baik di lingkungan rumah maupun sekolah, walaupun begitu dia seorang yang pekerja keras dan mampu membiayai kuliah sendiri. Berbeda dengan pemuda-pemuda seusianya dia masih blum menikah bahkan juga tidak memiliki pacar.
Karena tinggal di Jakarta maka dia menari ilmu di daerahnya mulai dari TK Al Yazal Jakarta kemudian SDN Srengseng Sawah 02, dan pada akhirnya dilanjutkan di SMPN 276 Jakarta. Setelah lulus SMP dia melanjutkan sekolah di Pekalongan karena ikut dengan orang tuanya di SMKN 1 Kedungwuni jurusan TKJ, setelah lulus SMK saya melanjutkan sekolah ke UNIKAL.

     Universitas Pekalongan atau UNIKAL menjadi tujuan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan S1-nya, bukan karena tidak diterima di universitas lain tetapi karena saya anak terakhir yang harus menjaga orang tua saya yang sudah tua. Jadi saya kuliah tidak jau dari tempat tinggal orang tua agar bisa selalu bertemu dan menjaganya, dan akhirnya terdaftar di Uiversitas Pekalongan Jurusan Ekonomi Prodi Akuntansi.

     Prodi Akuntasi yang dipilih harapkannya agar pembelajaran yang dipelajari di UNIKAL bisa diterapkan pada bisnis orangtuanya, karena didalam prodi akuntasi diajarkan sejara detail pembukuan, perhitungan, dan ilmu didalam berbisnis sehingga itu yang membuatnya tertarik memlilih prodi akuntansi dan mampu membuka usaha sendiri.

     Jangan bermimpi ingin kaya jika tanpa pendidikan,Iya... dizaman milenial saat ini banyak pemuda/pemudi menggunakan cara instan untuk mencapai tujuannya, menggunakan dan menghalalkan segala cara untuk kepentingannya, seperti menyogok ijazah, korupsi uang sekolah, mencontek, tidak menggormati guru atau dosen dan lain-lain. Sehingga menjadi miris melihat generasi bangsa yang seperti ini, harapannya sebagai bagian dari generasi penerus bangsa di zaman milenial saat ini. Harapanya pemuda/pemudi bangsa akan sadar dan memperbaiki diri karena tak ada orang sukses tanpa belajar sejak dini. Belajarlah yang benar dan patuhi guru disekolah dan menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara serta menjadi anak yang dibanggakan orangtuanya.

x

Komentar